Senin, 01 April 2013

Konsep ilmu budaya dasar


A.  Pendekatan Kesusastraan
 
Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam keseharian dan budaya bangsa. Ada istilah Humanities yang berasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus. Hal ini tentunya sangat baik jika kita pelajar, karna kita akan mendapatkan ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat. Istilah Humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuk satra, sejarah, cerita rakyat, dsb. Dari semua itu intinya adalah mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.
Contohnya saja dalam bidang kesenian, seni adalah suatu ekspresi dari jiwa manusia. Segala kebebasan hasil karya dari manusia bebas dituangkan dalam ekspresi seni. Seni lebih berbicara banyak dalam kebudayaan, bahkan budaya dapat menggambarkan ciri dari suatu bangsa yang bermartabat.
B.   Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Prosa
Prosa adalah cerita rekaan dan diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.
Prosa lama meliputi :
· Dongeng: Cerita yang tidak benar-benar terjadi.
· Hikayat: Cerita yang sulit diterima akal,merupakan cerita rekaan, namun memiliki Pesan dan amanat bagi pembacanya.
· Sejarah: Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul.

Prosa baru Meliputi :
*Kisah: Satuan naratif yang seringkali dibedakan dari cerita.
*Cerpen: Suatu bentuk prosa naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya,
*Novel: Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
*Biografi: Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
*Otobiografi: Biografi yang ditulis oleh subyeknya.


C.  Nilai-Nilai dalam Prosa Fiksi
Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai prosa fiksi antara lain:
1. Memberikan wawasan
2. Memberikan inforrmasi
3. Memberikan kesenangan
4. Memberikan warisan budaya

D. Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Puisi

Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenal kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic/esthetic, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata – katanya.

Kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :

1. Figura bahasa
2. Kata – kata yang bermakna ganda.
3. Kata – kata berjiwa.
4. Kata – kata yang sudah diberi nilai-nilai,rasa,dan asosiasi-asosiasi tertentu.
Alasan – alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD adalah sebagai
berikut :
1. Hubungan puisi deengan pengalaman hidup manusia.
2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3. Puisi dan keinsyafan social




sumber :
http://aliseptiansyah.wordpress.com/2013/01/24/konsepsi-ilmu-budaya-dasar/


Manusia dan Kebudayaan

pada postingnini saya akan membahas tentang manusia dan kebudayaan dan artikel yang akan saya bahas/komentari di kutip dari kompas.com. mari kita simak artikel berikut sebelum menyimak pendapat saya :



JAKARTA, KOMPAS.com- Kebudayaan tak tumbuh dalam tubuh politik kita. Visi tentang keadilan tidak lagi memukau sebagai nilai kebudayaan, karena semua transaksi sosial dapat diselesaikan secara koruptif. Inspirasi kebudayaan ttidak lagi datang dari kampus, karena refleksi dan kritisme bukan lagi energi akademis utama pendidikan tinggi.  
Budayawan dan pengajar filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung mengemukakan hal itu pada panel diskusi bertajuk "Kebudayaan dalam Kita, Kita dalam Kebudayaan", yang digelar Badan Pekerja Kongres Kebudayaan Indonesia (BPKKI) dan Bale Sastra Kecapi, Rabu (25/8/2010) di Galeri Nasional Jakarta. Kita tidak mendengar suara kebudayaan di ruang-ruang sidang parlemen. "Yang ada adalah suara dengkur para politisi," katanya.  
Rocky yang berbicara tentang Letargi Kebudayaan menjelaskan, bila kita kini menemukan tendensi kebudayaan menjauh dari ide keadilan (dalam ruang ekonomi), ide kedaulatan (dalam ruang politik) dan ide kebebasan (dalam ruang imajinasi), itu pertanda daya cipta sudah dalam kondisi letargi. Sudah terjadi immobilitas mental dan cita-cita kebudayaan dalam semua sektor kehidupan.  
"Tetapi ada hal yang lebih berbahaya dalam cara kita berbangsa sekarang ini, yaitu pemicikan nilai-nilai republik," tandasnya.
Penyair dan esais Afrizal Malna yang menyorot krisis teater politik mengatakan, fenomena yang hadir dewasa ini adalah merosotnya komitmen, ethos, maupun visi kita bernegara, berbangsa dan bermasyarakat.
Menurut Afrizal, dalam konstitusi, kebudayaan dilihat sebagai puncak-puncak kebudayaan daerah . Konstitusi yang justru menempatkan kebudayan tanpa subyek yang jelas. Kebudayaan bukan dilihat sebagai hak seluruh rakyat Indonesia untuk mencipta dan berpendapat .
"Kita tidak tahu bagaimana mekanisme dan infrastruktur dari puncak- puncak kebudayaan daerah ini? Siapa pelaku dan siapa yang bertanggung jawab? Apa produk dari puncak-puncak kebudayaan daerah ini?" tanyanya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef mengatakan, masalah kebudayaan seharusnya diurus kementerian pendidikan . Pendidikan nasional juga tak benar, karena dalam praktiknya berkembang pendidikan internasional dengan bahasa pengantar yang mengkhianati Sumpah Pemuda.



komentar :
menurut saya artikel diatas mencerminkan bagaimana budaya kita saat ini, budaya korupsi sudah menjamur dimana suara suara dalam kampanye yang terdengar dari para calon pemimpin negri hanyalah bahan penarik suara rakyat saja, setelah mendapat amanat tersebut mereka lupa akan yang mereka sampaikan di tengah lapangan panas dan disaksikan ribuan orang miskin yang berharap didepan mereka adalah orang yang akan membawa perubahan bagi negara mereka.




sumber :
http://oase.kompas.com/read/2010/08/25/23094131/Kebudayaan.Tak.Tumbuh.di.Tubuh.Politik

ISD sebagai salah satu MKDU


ISD Sebagai salah satu MKDU

  • Pengertian Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yg menelaah masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yg diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori-teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.
Ilmu Sosial Dasar merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yangg dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
  • Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan yg lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia-manusia lain terhadap manusia yg bersangkutan secara timbal balik.
  • Tiga Kelompok Ilmu Pengetahuan
Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga :
  1. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan lain-lain.
  2. Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial), meliputi : Sosiologi, Ekonomi, Politik Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
  3. Humanities (Ilmu-ilmu Budaya), meliputi : Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan lain-lain.

Perbedaan antara ISD dengan IPS

  • ISD,  adalah ilmu-ilmu yang mempelajari tentang ilmu pengetahuan sosial dasar dan lebih cenderung kepada kemasyarakatan.
  • IPS, adalah ilmu yang mempelajari tentang cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran poloitik,sosiologi, hukum, dsb.

Persamaan antara ISD dengan IPS

ISD dengan IPS memiliki persamaan yaitu :
Sama-sama mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
  • Golongan Bahan Pelajaran ISD
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan menjadi 3 golongan yaitu :
  1. Konsep-konsep sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
  2. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan yang lain saling berkaitan
  3. Kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan pendekatan.

komentar :
ilmu sosial dasar merupakan MKDU bertujuan untuk membentuk pola pikir dari para mahasiswa itu sendiri dimana para mahasiswa melalui mata kuliah ini dapat menerima sosialisasi secara sempurna dan matang sehingga setelah lulus nanti akan mampu bersosialisasi dengan baik begitu lulus dari bangku kuliah.
ilmu sosial dasar tidak begitu jauh berbeda dengan beberapa pelajaran yang mungkin kita pernah dapat disekolah dulu, seperti mata pelajaran sosiologi, sejarah, dan pendidikan kewarganegaraan. disana di didik moral kita agar menjadi manusia yang lebih baik perilakunya, begitu juga dengan mata kuliah ilmu sosial dasar ini juga bertujuan membentuk moral yang baik dalam diri kita.


sumber :
http://ulfizulfa.wordpress.com/2012/10/07/tugas-ke-1-ilmu-sosial-dasar/